Citra Buruk Perbankan

Jasa Debt Collector di Bank Rusak Citra Perbankan
JARKOMSU – JARKOMSU

Medan(suarakomunitas-net)-Penagihan hutang nasabah bank melalui debt collector (DC) yang dilakukan perbankan di Indonesia bisa menimbulkan citra buruk perbankan  sekaligus menyurutkan masyarakat untuk bersinergi dengan bank sekaitan menabung uang, kredit dan lainnya. Padahal pemerintah sejak lama mendorong masyarakat bank minded. Tapi ternyata langkah itu tidak dibarengi upaya preventif bagi perbankan terhadap nasabahnya yang terjebak kredit macet.

“Penggunaan jasa debt collector itu sangat bertentangan dengan hukum dan Undang-Undang di negeri ini. Sebab penyedia jasa penagih hutang  (dc) itu umumnya preman yang  sudah terbiasa menggunakan kekerasan. Bahkan tak segan-segan menghilangkan nyawa orang demi keuntungan semata,” ucap Anwardy Koesman, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan, Kamis (8/4).
Anwardy mempertanyakan banyaknya perbankan di Indonesia mengambil jalan pintas menagih hutang kepada nasabahnya bila tersangkut kredit macet maupun lainnya.
Saat ditanyakan bila dilakukan jalur hukum ke pengadilan akan memakan waktu lama, ia menyatakan, yah hal itu memang prosedur yang harus ditempuh. Jadi untuk mengantisipasi agar tidak jatuh korban lagi, maka perangkat kebijakan Bank Indonesia dalam pemberian kredit maupun lainnya harus disederhanakan.
Selain itu, tegas Anwardy, pihak perbankan harus melakukan kehati-hatian memberikan kredit kepada nasabah dengan jumlah uang yang tidak terlalu besar, mencapai puluhan juta, bahkan sampai ratusan juta.
Disebutkan, jika sekali dua kali nasabah bagus membayar kredit dan selanjutnya sulit menutupi kreditnya, bank tersebut mestinya melakukan pengurangan dalam memberikan kredit lanjutannya. Jadi, bukan jumlahnya ditambah seperti terjadi selama ini, tapi dikurangi.
“Terus terang, saat ini tidak sedikit nasabah nakal. Pinjam kredit di sejumlah bank untuk menutupi hutang-hutangnya dalam artian gali lobang tutup lobang. Bagi perbankan, hal seperti ini tentu sangat mengandung resiko besar bagi perputaran uang di bank tersebut,” katanya.(kristin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: